Kategori
Cooking

Teknik Memasak Paling Menyehatkan

Teknik Memasak Paling Menyehatkan, Nutrisi yang Hilang Minim

Teknik Memasak Paling Menyehatkan – Salah satu cara untuk menikmati sayuran adalah dengan memasaknya terlebih dahulu. Ya, memasak membuat sayuran menjadi lebih enak untuk dinikmati. Walaupun, mungkin beberapa sayuran lebih enak disantap mentah-mentah atau sebagai lalapan. Pola makan bergizi dan sehat tidak hanya datang dari bahan makanannya saja, tetapi juga dari pengolahan dan teknik memasaknya.

Sekalipun yang dimasak adalah sayuran yang segar dan sehat, tetapi kalau cara memasaknya salah, nilai gizinya akan banyak berkurang, bahkan hilang. Melansir Verywell Fit, panas mampu menghilangkan kandungan vitamin E, C, dan B kompleks, meski ini tak berlaku untuk Aplikasi IDNPlay Poker Mobile semua makanan.

Oleh karena itu, sebaiknya kita tahu bagaimana cara memasak makanan yang benar. Yuk, disimak, berikut ini adalah beberapa teknik memasak yang menyehatkan!

Merebus

Merebus terbilang cara memasak yang paling aman. Nutrisi makanan hanya akan menghilang jika merebusnya terlalu lama atau terlalu panas. Melansir Greatist, beberapa komponen malah kandungan gizinya meningkat jika direbus terlebih dulu. Sebagai contoh adalah likopen yang biasa terdapat dalam tomat.

Microwave

Teknik memasak satu ini terbilang lebih baik daripada memanggang dan membakar. Pengaturan waktu yang sebentar mengindikasikan potensi hilangnya nutrisi juga dapat diminimalkan.

Namun, kelemahan dari penggunaan microwave adalah, pengaturan panas dengan alat tersebut cukup sulit, sehingga berpotensi tidak membunuh bakteri. Melansir Verywell Fit, kamu tidak disarankan menggunakan microwave untuk memasak daging.

Mengukus

Adalah salah satu teknik memasak paling sederhana. Dengan menguapkan air dan membiarkan uap tersebut memanaskan dan memasak makanan, mengukus menjadi pilihan terbaik untuk menjaga nutrisi yang terkandung pada bahan tersebut. Beberapa riset menyarankan, mengukus bisa jadi jalan terbaik untuk memasak sayuran.

Presto

Teknik ini membutuhkan alat khusus. Namun, air dan waktu tidak terbuang banyak. Presto yang memberikan tekanan udara panas tak hanya melembutkan seluruh bagian makanan, tetapi juga tetap menyimpan nutrisi di dalamnya. Paling lama presto hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk memasak.

Pada dasarnya, apa pun cara memasaknya, akan ada nutrisi yang hilang dari bahan itu. Memang, yang terbaik adalah memakan makanan ala kadarnya. Namun, itu pun harus dilihat apakah bahan makanan tersebut baik disantap secara langsung atau tidak dan perhatikan juga kebersihannya.