Kategori
Cooking

Tips Memasak Menggunakan Teknik Slow Cooking

Tips Memasak Menggunakan Teknik Slow Cooking, Sudah Pernah Coba?

Tips Memasak Menggunakan Teknik Slow Cooking – Teknik slow cooking atau memasak dengan suhu rendah dalam waktu yang lama adalah salah satu teknik memasak yang terkenal ampuh melezatkan masakan.

Dari beragam jenis teknik yang ada, salah satu yang paling populer adalah dengan menggunakan teknik slow cooking. Seperti namanya, memasak dengan tempo yang lama ini bertujuan untuk membuat bahan makanan yang digunakan tidak mudah hancur. Selain itu, penggunaan bumbunya pun dimaksudkan agar meresap secara sempurna ke dalam bahan makanan tersebut.

Untuk kamu yang penasaran bagaimana tips memasak dengan menggunakan teknik slow cooking dengan baik. Dilansir geneannsyarns.com ini daftarnya!

Gunakan bahan makanan yang bertekstur keras

Seperti yang kita ketahui bila memasak dengan menggunakan teknik seperti ini pasti durasi pemasakan yang dilakukan juga cukup lama. Untuk menghindari bahan makanan yang akan hancur, maka hindari penggunaan bahan yang bertekstur lembek. Ini lah mengapa bahan makanan yang umum dimasak dengan menggunakan slow cooking adalah daging.

Pastikan suhu dan api tetap stabil selama pemasakan 

Salah satu penentu dari keberhasilan memasak adalah suhu dan api yang digunakan. Untuk jenis memasak yang satu ini, disarankan menggunakan api kecil dengan suhu yang stabil sejak awal memasak sampai dengan selesai. Hal ini untuk memastikan bahwa kematangan dan bumbu yang meresap dapat merata sempurna.

Menghasilkan Daging yang Berserat Lembut dan Kaya Bumbu

Durasi memasak selama lebih dari 3 jam

Untuk memaksimalkan hasil masakan yang diolah dengan menggunakan teknik slow cooking, tentunya durasi merupakan salah satu yang patut yang kamu perhatikan. Umumnya, untuk teknik memasak yang satu ini, durasi yang digunakan lebih dari 3 jam. Hal ini tentu saja untuk memastikan semua rempah yang digunakan meresap secara sempurna pada bahan makanan yang digunakan.

Gunakan bumbu yang lebih banyak

Tentunya karena memasak dengan menggunakan teknik slow cooking ini membutuhkan waktu yang lama, maka rempah atau bumbu yang digunakan juga harus dilebihkan atau diperbanyak. Namun, pastikan takaran yang digunakan tidak berlebihan dan membuat cita rasa dari masakanmu menjadi tidak lezat. Dengan begitu, maka hasil dari memasak dengan menggunakan teknik seperti ini dapat menjadi lebih maksimal.

Gunakan penutup pada wadah memasak

Satu hal sepele yang tak boleh kamu lewatkan pada saat memasak dengan menggunakan teknik slow cooking adalah penutup wadah. Dikarenakan durasi yang cukup lama, maka penutup wadah sangat direkomendasikan untuk digunakan agar kematangan dapat merata secara sempurna.

Nah, beberapa tips di atas dapat menjadi informasi menarik untukmu yang ingin mencoba memasak dengan menggunakan teknik slow cooking. Kuncinya adalah tetap sabar menunggu hingga matang, ya!

Kategori
Cooking

Tips Memasak Cumi agar Empuk dan Gak Amis, Pastinya enak!

Tips Memasak Cumi agar Empuk dan Gak Amis, Pastinya enak!

Tips Memasak Cumi – cumi,– Daging cumi memang memiliki tekstur yang khas. Dagingnya yang kenyal memang jadi keistimewaan sendiri. Cuma akan timbul masalah bila daging cumi alot saat dimasak.

Kalau sudah alot, pastinya rasanya jadi tidak nikmat lagi. Tapi tenang saja, ada tips mudah yang bisa dicoba agar cumi tidak alot, empuk dan tidak amis.

1. Cucilah cumi dengan benar  

Pencucian cumi merupakan salah satu tahap yang sangat penting untuk diperhatikan. Sebab, jika kamu tidak membersihkan cumi dengan benar, hal ini justru akan membuat cumi menjadi amis.

Untuk membersihkan cumi, mula-mula ambil kantung tinta yang ada pada bagian dalam cumi, setelah itu bersihkan seluruh tinta dengan hati-hati. Selanjutnya, ambil tulang di bagian dalam cumi. Lalu, kupas kulit ari. Jika mau, kupas juga kulit cumi dengan pisau agar mendapatkan tampilan cumi berwarna putih. Setelah itu, bersihkan cumi dengan air yang mengalir.

2. Rendam dengan jahe dan perasan jeruk nipis atau asam jawa  

Walaupun cumi memiliki rasa yang lezat, kadang-kadang bau amis pada cumi membuat sebagian orang kurang berselera makan. Namun tenang, bau amis ini sebenarnya dapat dihilangkan dengan bantuan rempah-rempah yang ada di dapur.

Cukup siapkan jahe dan asam jawa atau perasaan jeruk nipis, kemudian gunakan untuk melumuri cumi dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu, cuci bersih cumi dengan air mengalir.

3. Rendam dalam susu tawar dan perasan jeruk nipis 

Cara lainnya adalah dengan susu tawar dan perasan jeruk nipis. Gunakan kedua bahan tersebut untuk merendam cumi selama 30 menit. Setelah itu, cuci dengan air mengalir hingga bersih.

Selain menghilangkan bau amis, bahan ini juga berguna untuk membuat cumi tidak alot setelah dimasak. Namun, pastikan kamu tidak merendam cumi terlalu lama sebab perendaman yang berlebihan bisa membuat aroma alami cumi benar-benar hilang sehingga kurang lezat.

4. Pilih bentuk potongan yang benar  

Cara memotong cumi juga memengaruhi hasil akhirnya setelah dimasak nanti. Irisan cumi yang tepat dapat menghasilkan masakan cumi yang nikmat untuk disantap.

Kemudian, cumi utuh dikerat dilakukan dengan cara mengerat bagian luar cumi. Irisan ini sangat cocok agar bumbu dapat meresap dan cumi bisa matang sempurna.

5. Perhatikan cara memasak 

Waktu saat memasak cumi juga memengaruhi tekstur cumi. Sebab, daging cumi mengandung banyak protein. Jika terlalu lama dimasak, akan menyebabkan daging cumi menjadi alot.

Waktu yang pas dalam memasak cumi adalah 3 menit dengan api besar. Dengan begitu, daging cumi tidak akan terasa alot. Jika cumi dimasak terlalu lama atau terus-menerus dipanaskan, dagingnya akan menjadi lebih alot.