Kategori
Holiday

Destinasi Liburan Seru, Kebun Teh Taraju Tasikmalaya Pilihannya

Kebun Teh Taraju – Bisingnya suasana perkotaan yang ramai mungkin membuat dirimu menjadi penat dan membuat kamu ingin berlibur ke tempat wisata yang menawarkan udara sejuk untuk menghilangkan kepenatanmu.

Selain bisa mendapatkan udara sejuk, pemandangan alam yang ditawarkan tempat wisata juga bisa membuat suasana liburanmu menjadi tenang. Jadi buat kamu yang berencana melakukan liburan dalam waktu dekat maka kebun teh taraju simaklaya yang berada di Jalan Raya Taraju, Deudeul, Singaparna bisa dijadikan pilihan.

Baca Juga: Tempat Wisata di Tebing Tinggi

Kebun teh ini dapat dikatakan sebagai tempat wisata alternatif karena belum banyak diketahui orang lain. Jika berkunjung di pagi hari pada musim tertentu, kamu bisa melihat beberapa ibu-ibu memetik daun teh. Untuk menuju ke kebun teh tersebut, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi atau jalan kaki. Di sana, kamu juga bisa langsung menikmati hasil teh dari kebun.

1. Foto Di Tengah Kebun Teh

Selain bisa memandang kebun teh dari tempat tinggi, kamu juga bisa menjelajahi kebun teh tersebut dan berfoto di sana. Kebun teh dengan luas sekitar 8.027 hektar tersebut mungkin memiliki pemandangan yang berbeda di beberapa area. Siapa tahu kamu akan menemukan spot foto unik yang belum diketahui wisatawan.

2. Nikmati Teh Di Gazebo

Masyarakat setempat mendirikan beberapa gazebo bagi wisatawan agar bisa menikmati kebun teh lebih nyaman. Di samping itu, gazebo juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat bersantai sambil menikmati teh dari Kebun Teh Taraju Tasikmalaya.

3. Bisa Melihat Pabrik Teh Zaman Belanda

Kebun Teh Taraju Tasikmalaya memiliki sebuah bangunan lawas yang dulunya adalah pabrik teh milik pemerintah Belanda. Pabrik tersebut dibangun pada 1909. Hingga saat ini, bangunan bergaya lawas tersebut masih berdiri. Jika ingin berkunjung ke sana, ada kemungkinan kamu hanya bisa melihat bangunannya dari luar dan tidak bisa masuk.

Jika ingin berkunjung, pastikan kamu tetap menjaga lingkungan dengan tidak buang sampah sembarang. Bisa juga kamu membawa wadah sendiri sebagai tempat pembuangan sampah. Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Kategori
Cooking

Cara Memasak Nasi Yang Bisa Hilangkan 50% Kalori

Ternyata ada banyak sekali cara memasak nasi yang bisa yang bisa dilakukan, dan yang menarik ada juga cara masak nasi yang bisa kurangi kalori hingga 50 persen. Sangat menarik bukan.

Cara tersebut sendiri ditemukan oleh tim peneliti dari College of Chemical Sciences Sri Lanka yang dipimpin langsung oleh Sudhair James. James memaparkan hal tersebut dalam National Meeting and Exposition of the American Chemical Society pada bulan Maret 2015, dan caranya pun sangat sederhana.

Baca Juga: Gula Merah Lebih Sehat

Di kutip dari beberapa sumber. Dikatakan bahwa kamu hanya perlu sepanci air memindih. Selanjutnya kamu tinggal masukan sendok teh minyak kelapa untuk setiap cangkir beras yang dimasak, sebelum memasukan beras.

“Setelah matang, kita biarkan dingin di kulkas selama 12 jam. Begitu saja,”

Nasi yang lebih rendah kalori ini kemudian hanya perlu dipanaskan di dalam microwave bila ingin dikonsumsi. Namun, apakah cara tersebut aman?

Cara Memasak Nasi

Sebagai informasi, pati terbagi menjadi dua tipe utama, yaitu pati tercerna (digestible starch) dan pati resistan (resistant starch). Pati tercerna adalah tipe yang dengan cepat dikelola oleh tubuh menjadi glukosa dan disimpan menjadi lemak bila tidak dibakar oleh apk idn poker.

Sementara itu, pati resistan tidak dipecah menjadi glukosa dan melewati usus seperti serat, sehingga memiliki kalori yang lebih rendah. Nasi dan kentang pada awalnya mengandung banyak pati resistan. Namun, cara memasak yang salah sering kali mengubah pati di dalam kentang dan nasi menjadi pati tercerna.

Nah, dalam penelitian-penelitian sebelumnya, para ahli menemukan bahwa nasi goreng dan nasi pilaf mengandung lebih banyak pati resistan daripada nasi yang dikukus atau direbus biasa.

Sebuah studi pada tahun 2014 menemukan bahwa mendinginkan pasta sebelum dipanaskan kembali dan dimakan juga meningkatkan kandungan pati resitan di dalamnya. Berbekal pengetahuan tersebut, James dan pembimbingnya, Pushparajah Thavarajah, lantas melakukan berbagai eksperimen untuk menurunkan kandungan kalori di dalam nasi.

Mereka menguji coba 8 metode memasak nasi menggunakan 38 jenis beras di Sri Lanka, dan menemukan bahwa metode di atas adalah yang paling efektif. Dengan menambahkan lemak, seperti minyak kelapa, dan langsung mendinginkan nasi, kandungan pati di dalamnya berubah menjadi lebih banyak yang resistan.

Baca Juga: Rempah-rempah indonesia yang mendunia

Dalam siaran persnya, James pun menjelaskan, mendinginkan (nasi) dengan cepat selama 12 jam. Sehingga menyebabkan formasi ikatan hidrogen antara molekul amilosa yang berada di luar butiran nasi, sehingga mengubahnya menjadi pati resistan. Lalu, memanaskan kembali rupanya tidak mengubah pati resistan ini menjadi pati tercena.

Ke depannya, tim peneliti tersebut ingin menemukan jenis beras mana yang paling cocok dimasak menggunakan metode ini untuk mengurangi kalorinya secara signifikan. Mereka juga bereksperimen menggunakan lemak jenis lain, seperti minyak bunga matahari.

Kategori
Berita Sosial

Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara

Komplotan Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara menjual produk mereka dengan harga Rp. 200.000 – Rp 300.000.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP David Kanitero mengatakan jika harga jual dari miras itu tergantung dari merek minuman yang mereka jual.

Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara

Yang tertinggi di pasaran kalo enggak salah Black Label sama Henessy, mungkin sekitar Rp 5-6 juta. Dia jual hanya segitu (Rp 200.000-Rp300.000),” ujar David di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

David menyebutkan para tersangka menjual miras ilegal mereka dengan memposting di WhatsApp Stories.

Miras palsu yang dipasarkan para tersangka ini merupakan merek-merek yang cukup dikenal dan berharga tinggi di pasaran seperti Contreau, Hennessy, Imperial, Red & Black Label, dan lainnya.

Sejauh ini, berdasarkan pengakuan para tersangka mereka belum memasarkan miras palsu tersebut ke hotel, diskotek ataupun kafe-kafe.

“Belum ke arah sana. Karena mereka indikasinya masih ke arah keluarga, teman, sama satu grup. Grup pecinta hewan,” ujar David.

Adapun tiga tersangka yang diamankan yakni JN (22), MAP (29), DC (57).  JN diamankan hendak bertransaksi dengan pelanggannya di Jalan Raya Ancol Baru, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dari penangkapan JN, polisi mengembangkan kasus dan menangkap MAP di kawasan Kampung  Bahari, Tanjung Priok.

“Untuk botol dia stok di Bekasi (dari tersangka DC),” ujar David.

Terhadap para tersangka dikenakan Pasal 204 ayat (1) dan Pasal 386 KUHP, Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) UU RI Nomor 8  Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Selain itu mereka dikenakan 142 jo Pasal 91 ayat (1) UU RI Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan.